Persiapan "Pesta" Teknologi Google I/O 2017


Antrean panjang mengular di pintu masuk area Shoreline Amphitheater di Mountain View, California, Amerika Serikat. Tak kurang dari 7.000 developer, 400 jurnalis, dan Googlers dari seluruh belahan dunia hendak “berpesta” dalam ajang “Google I/O 2017”.

Pantauan jurnalis KompasTekno, Fatimah Kartini yang hadir di acara, antrean mulai terbentuk pukul 08.00 waktu setempat atau sekitar pukul 22.00 WIB, Rabu (17/5/2017).

Ajang Google I/O sendiri dijadwalkan mulai pukul 10.00 waktu setempat atau 00.00 WIB, dengan dibuka oleh main keynote dari CEO Google, Sundar Pichai.

Ini adalah kali ke-11 raksasa teknologi Google menggelar Google I/O. Bagi developer dan jurnalis teknologi, menghadiri hajatan ini adalah suatu kemewahan yang kerap diungkapkan secara hiperbolik sebagai “naik hajinya tech savvy”.

Bagaimana tidak, para peserta Google I/O selama tiga hari bakal menghimpun banyak informasi soal proyek-proyek yang sedang dikerjakan Google, sebelum dirilis.
Tak cuma itu, mereka juga bisa mejajal produk-produk Google dalam sesi “Sandbox”, serta bertanya langsung kepada para ahli tentang kiat mengembangkan layanan internet yang baik melalui sesi “Code Lab”.

Lebih dari 200 workshop dipersiapkan Google untuk memenuhi hasrat ingin tahu para pecinta teknologi.

Adapun informasi yang paling ditunggu-tunggu selama Google I/O adalah pengumuman Android versi baru, pengembangan fungsi machine learning dan artificial intelligence, Virtual Reality, hingga solusi untuk enterprise.

Tahun ini, Google I/O akan lebih fokus membahas soal pemanfaatan machine learning (ML) untuk semua orang. Dari sisi masyarakat umum, pengembangan ML akan membuat produk-produk seperti Search, Translate, Photos, Maps, dan lainnya lebih fungsional dan memudahkan kehidupan sehari-hari.

Dari sisi developer, ML menjadi alat untuk menggodok aplikasi atau produk yang relevan bagi masyarakat modern.

Dari sisi hardware, ML digadang-gadang sebagai kunci untuk yang meningkatkan kecerdasan perangkat. Sementara itu, untuk solusi enterprise, fungsi ML lebih kepada penunjang performa cloud dan sistem komputasi secara utuh.

Intinya, Google I/O tak ubahnya arena belajar, bersosialisasi, dan bersuka ria untuk merayakan inovasi teknologi. Seperti apa keseruan selama Google I/O dan hal-hal menarik di dalamnya?

Komentar

Postingan Populer