Pertama Kali Traveling? Jangan Lakukan Hal Ini


Diantara sekian banyak traveller yang berlalu lalang di daerah wisata, pasti ada beberapa diantaranya yang baru pertama kali melakukan traveling atau first time traveller. Seperti para pemula pada umumnya, para traveller pemula biasanya  banyak yang belum mengetahui hal apa saja yang baik dan tidak baik untuk dilakukan selama traveling. Beberapa di antaranya bahkan tidak sadar kalau mereka telah melakukan kesalahan-kesalahanl yang terasa sepele.

Lalu, apa saja kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan para traveller pemula itu? Yuk simak ulasannya.

Posting Boarding Pass

Pernahkah kamu melihat postingan foto boarding pass pesawat di Insta Story, Facebook, Snapchat, Twitter, atau media sosial lainnya? Kalau kamu melihat sahabatmu melakukan hal ini, sebaiknya kamu langsung kasih komentar kalau sebenarnya dia telah melakukan kesalahan yang bisa berakibat fatal meskipun terkesan sepele. Menurut seorang travel blogger bernama Steve Hui, ada informasi penting yang bisa diakses seseorang melalui nama, nomor penerbangan, dan barcode yang tertera pada boarding pass. Orang yang melihat foto boarding pass melalui media sosial bisa saja melakukan pembatalan penerbangan atau keusilan lainnya yang cukup merugikan. 


Beli Tiket dan Pesan Hotel Dadakan

Tiket adalah item penting yang wajib dimiliki traveller yang pergi menggunakan pesawat. Sayangnya, masih ada traveller pemula yang memesan tiket pesawat untuk pulang-pergi secara mendadak. Padahal, hal ini justru membuat perjalanan menjadi lebih boros. Ini karena tiket pesawat bukanlah sesuatu yang bisa dibeli dengan harga flat seperti tiket bus antar kota. Harga tiket pesawat terbang bisa naik dan turun hanya dalam hitungan jam. Biasanya, harga tiket akan semakin mahal jelang tanggal keberangkatan. 

Tapi tenang saja, supaya kamu tidak perlu membeli tiket pesawat pelang-pergi secara mendadak, kamu bisa cek jadwal pesawat di Reservasi.com. Kamu juga bisa dengan mudah melakukan pemesanan tiket pesawat terbang secara online dengan penawaran harga terbaik.

Mengesampingkan Itenerary

Banyak first time treveller yang malas menyusun itenerary. Padahal, iitenerary sangat bermanfaat untuk melakukan perjalanan yang efektif dalam hal waktu dan biaya. Sangking pentingnya, seorang backpacker pun selalu menyiapkan itenerary sejak jauh hari. First time treveller yang malas menyusun itenerary biasanya tidak memiliki rencana yang matang. Akhirnya, perjalanan menjadi banyak yang molor dan biaya perjalanan menjadi lebih mahal.  

Jadi, itenerary ini wajib kamu susus sebagai paduan wisata. Buatlah beberapa rencana perjalanan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya sesuatu yang membuat rencana pertama tidak bisa terlaksana. Misalnya terjadi hujan atau pesawat mengalami delay.

Kalau memang malas menyusun itenerary, lebih baik menyewa jasa agen traveling. Jadi, kamu tidak perlu repot menyusun rencana perjalanan. Kamu tinggal duduk santai sambil bawa badan, uang, dan kamera.

Packing Berlebihan

Traveller pemula sering membawa barang terlalu banyak dari yang dibutuhkan selama perjalanan. Akhirnya, barang-barang tersebut banyak yang tidak terpakai. Benda yang paling sering dibawa dalam jumlah berlebihan adalah pakaian. Biasanya, orang yang packing berlebih ini adalah mereka yang terlalu khawatir kehabisan baju atau orang yang tidak memiliki rencana perjalanan yang matang. Membawa barang lebih sebagai antisipasi memang diperlukan, tapi kalau memiliki rencana matang, semua akan dibawa sesuai porsinya.

Salah Kostum

Selain sering membawa barang yang tidak perlu, first time traveller juga banyak yang salah dalam memilih pakaian. Kesalahan seperti ini paling sering oleh traveller pemula yang pergi ke gunung. Mereka masih banyak yang naik gunung dengan celana jeans. Padahal celana seperti ini sangat tidak disarankan untuk dipakai mendaki. Ini karena celana jeans memiliki pori yang lebih besar, sehingga angin lebih mudah masuk menyentuh kulit. Celana jeans pun cukup berat untuk dibawa, apalagi kalau celana itu terkena air. Selain itu, celana jeans sangat membatasi feleksibilitas gerak. Kulit kamu pun beresiko menjadi lecet. Ada juga orang yang membawa jaket berbulu ke gunung. Jaket seperti ini memang hangat untuk dipakai tapi memakan banyak ruang di ransel. Jadi sebaiknya pilihlah jaket gunung yang lebih ringan dan kecil saat dilipat tapi tetap memiliki kemampuan windproof dan waterproof

Bertindak Seenaknya

Traveler pemula juga banyak yang berlaku seenaknya di tempat yang ia datangi. Padahal pepatah mengatakan, “di mana kaki di pijak, di sana langit dijunjung”. Kita harus tahu aturan dan etika di tempat-tempat yang didatang. Contoh traveller pemula yang berperilaku seenaknya adalah pendaki yang memetik bunga edelweis di gunung Rinjani dan memerkannya di media sosial beberapa waktu lalu. Di gunung, ada etika untuk tidak membawa apapun selain gambar. Akhirnya, pendaki tersebut dikecam oleh banyak orang. Bahkan katanya, pengelola gunung Rinjani memasukan mereka ke dalam daftar hitam pendaki. Jadi mereka tidak bisa lagi merasakan keindahan Rinjani di lain hari.

Komentar

Postingan Populer